Sepulangnya dari masjid, aku dan temen tempelanku langsung cus Gramedia untuk sekedar baca gratis. Nemu deh buku yang asik banget dan sangat memotivasi remaja saat ini yaitu #UdahPutusinAja. Gila isinya ngena banget, tampilan dari cover sampai isinya enak dipandang, nggak kayak buku - buku biasanya yang isinya cuman hitam putih doang. Buat temen - temen remaja muslim, khususnya cewek nih, loe - loe semua wajib deh baca buku beginian. Kalo nggak mampu beli, kalian bisa baca ditoko buku yang kalian kunjungi sampai tamat. hehehee
Nggak masalah kan, yang penting pengetahuannya kita dapetin?? :D
Nah, apalagi yang lagi ngejalanin Relationship saat ini bawak deh tuh pacarnya, hitung - hitung hanging out di tempat yang lebih berguna dikit. Nggak bakal rugi deh, yang ada kalian akan dimelekin mata, hati, dan pikirannya setelah baca buku #UdahPutusinAja..
tidak peduli apa kata mereka yang tidak menyukai saya. saya adalah saya. bukan kamu, dia, atau mereka.
Kamis, 31 Oktober 2013
"Bertahan" salahkah??
Kamu..seseorang yang pernah mencintaiku..menyayangiku..mempertahankanku..
Kamu..seseorang yang pernah melindungiku..memperkenalkanku pada duniamu..
Iya..kamu yang ku kenal dahulu..
Dimana engkau buang semua rasa itu??
Akan kucari dan akan kutanamkan kembali untukmu..
Tahukah kamu..
Disini aku selalu menunggumu, mengharapkan hadirmu..
Tahukah kamu..
Hati ini yang selalu bertahan, bertahan menyayangimu, mencintaimu, dan merindukanmu..
Salahkah diriku akan hal itu??
Salahkah diriku, tentang rasa yang tak akan pernah tahu kapan dirimu akan menyambutnya kembali..
Aku hanya bisa berdoa dari kejauhan, agar dirimu selalu diberi kebahagiaan. Entah itu bersamaku atau bersama masa depanmu..
Aku hanya bisa mengatakan "Ku tunggu kau disini, ditempat ini, dihati ini, dan dibahu ini".
Seperti dulu dengan dirimu yang selalu ingin bersamaku..
Kamu..seseorang yang pernah melindungiku..memperkenalkanku pada duniamu..
Iya..kamu yang ku kenal dahulu..
Dimana engkau buang semua rasa itu??
Akan kucari dan akan kutanamkan kembali untukmu..
Tahukah kamu..
Disini aku selalu menunggumu, mengharapkan hadirmu..
Tahukah kamu..
Hati ini yang selalu bertahan, bertahan menyayangimu, mencintaimu, dan merindukanmu..
Salahkah diriku akan hal itu??
Salahkah diriku, tentang rasa yang tak akan pernah tahu kapan dirimu akan menyambutnya kembali..
Aku hanya bisa berdoa dari kejauhan, agar dirimu selalu diberi kebahagiaan. Entah itu bersamaku atau bersama masa depanmu..
Aku hanya bisa mengatakan "Ku tunggu kau disini, ditempat ini, dihati ini, dan dibahu ini".
Seperti dulu dengan dirimu yang selalu ingin bersamaku..
Label:
Little quote
Lokasi:
Jember, East Java, Indonesia
Sedikit ejaan malam ini.. "Hilangnya Cahaya Cinta"
Lihatlah aku yang selalu bertahan mencintaimu...
Dengarlah diriku yang menangis akan dirimu..
Aku nggak tahu sampai kapan rasa ini akan bertahan..
dan yang paling aku bingung mengapa sampai saat ini, rasa ini masih sama seperti waktu denganmu..
Bagaimana mungkin kamu yang telah meninggalkanku demi bersamanya. Sedangkan aku masih sama sebagai orang yang menyayangimu..
Kini diriku hanyalah seorang diri, yang menunggu datangnya keajaiban. Keajaiban dari tuhan untuk mengirimmu kembali berada disampingku..
Sedangkan dirimu yang saat ini mungkin telah bersamanya, melukiskan cerita cinta berdua..
Tapi Aku....?????
Dengan siapa akan kubagi cinta ini? yang seharusnya kuberikan untukmu..
Dirimu yang mengajariku bagaimana caranya mencintai, berbagi tawa, senang, sedih, tapi saat ini siapa yang akan mengajariku akan hal itu??
Apakah dirimu..?? Mungkinkah dirimu..??
Tuhaannn..
Bisakah engkau loncat cerita hariku hari ini..?? sampai tak ada lagi sisa cintaku..
Karena ini terlalu sakit untuk aku rasakan, dan untuk aku jalani..
Tuhaannn..
Apakah dia benar - benar pergi dariku untuk selamanya? ataukah hanya sementara..??
Aku selalu berdoa semua ini hanya mimpi, mimpi panjangku yang akhirnya aku terbangun. Terbangun dan berada dipelukannya..
Terik matahari yang menyengat, kini tak bisa kurasakan kembali..
Indahnya cahaya bintang tapi, masih terasa gelap dan hampa..
Kini aku yang kehilanganmu, belum bisa aku beranjak pergi dari jiwaku yang mengatakan "Aku mencintaimu, aku menyayangimu"..
Aku yang tak bisa menemukan cahaya seperti waktu dulu aku menemukan cahaya cinta dimatamu..
Karena hati yang belum bisa ingin pergi..
Dengarlah diriku yang menangis akan dirimu..
Aku nggak tahu sampai kapan rasa ini akan bertahan..
dan yang paling aku bingung mengapa sampai saat ini, rasa ini masih sama seperti waktu denganmu..
Bagaimana mungkin kamu yang telah meninggalkanku demi bersamanya. Sedangkan aku masih sama sebagai orang yang menyayangimu..
Kini diriku hanyalah seorang diri, yang menunggu datangnya keajaiban. Keajaiban dari tuhan untuk mengirimmu kembali berada disampingku..
Sedangkan dirimu yang saat ini mungkin telah bersamanya, melukiskan cerita cinta berdua..
Tapi Aku....?????
Dengan siapa akan kubagi cinta ini? yang seharusnya kuberikan untukmu..
Dirimu yang mengajariku bagaimana caranya mencintai, berbagi tawa, senang, sedih, tapi saat ini siapa yang akan mengajariku akan hal itu??
Apakah dirimu..?? Mungkinkah dirimu..??
Tuhaannn..
Bisakah engkau loncat cerita hariku hari ini..?? sampai tak ada lagi sisa cintaku..
Karena ini terlalu sakit untuk aku rasakan, dan untuk aku jalani..
Tuhaannn..
Apakah dia benar - benar pergi dariku untuk selamanya? ataukah hanya sementara..??
Aku selalu berdoa semua ini hanya mimpi, mimpi panjangku yang akhirnya aku terbangun. Terbangun dan berada dipelukannya..
Terik matahari yang menyengat, kini tak bisa kurasakan kembali..
Indahnya cahaya bintang tapi, masih terasa gelap dan hampa..
Kini aku yang kehilanganmu, belum bisa aku beranjak pergi dari jiwaku yang mengatakan "Aku mencintaimu, aku menyayangimu"..
Aku yang tak bisa menemukan cahaya seperti waktu dulu aku menemukan cahaya cinta dimatamu..
Karena hati yang belum bisa ingin pergi..
Diriku dan kebingungan..
Mungkin ini memang jalan takdirku..
Mengagumi tanpa dicintai..
UNGU - CINDAHA
Pernah terlintas 1,5 tahun yang lalu, karna kutipan lagu itu memang dari hati yang terdalam. Iya, lagu itu mungkin adalah lagu yang paling pas untuk kisah cintaku dikala itu. Entahlah, akhir2 ini aku juga sering mendengarkannya kembali. Kenapa? ya gpp, kepo banget sih loh?
Oke, lanjut...
Karna,,,,,
kayaknya, kisah hatiku sekarang ga beda jauh sama yang dulu. Iya, kayaknya juga lebih parah. Entahlah... lagi susah ngebayanginnya...
Chapter 1
Dahuluuuuuu.. anak maba 2011 umj komunikasi
Semester pertama, anak maba cewek cowok biasanya kalo ga dideketin temen baru ya kakak tingkat!
Noooooo... ini hukumnya anak maba jomblo. Aku?? aku?? Aku anak maba yang pengin cepet2 jomblo..
Saat itu, aku berada pada krisis hati paling parah. Kalo digambarin orang yang lagi sakit kanker, mungkin aku orang yang lagi skarat karna kanker otak final stadium. Parah banget kan??. Yupss, seperti itulah aku dahulu..
Tapi, entah bagaimana bisa aku masih ingin bertahan diatas penderitaanku sendiri. (sebenernya ini critanya apaan sih??)
Oke.. ini crita tentang aku, dia, dan dia, dan dia lagi.. (maksud loh?)
Begini sodara - sodara..
Awal kuliah, aku punya pacar so, waktu itu statusku pacar orang. Awal kuliah semester pertama, aku suda kayak tahanan kota. Gimana mau nggak! yang namanya pacar waktu itu terlalu over over very protective banget. Mau beli makan, beli makan nih ya.. kudu ijin dulu. Iya, pamitan gitu. Kalo nggak, habis deh riwayat gue! Alay ga sih?? :D
Sebut aja namanya Parto. Si Parto ini, dia anaknya kurus tapi perutnya buncit! suaranya kece mennn..! hitam manis (kalo digambarin, bayangin aja kopi susu basi) katanya orang sih ganteng tapi, ga ada ganteng2nya. Norak!! Benci banget nih gue crita cowok ini..
Oke lanjuuttt..
Waktu itu, aku kluar kalo ga pas kuliah, ya makan.. makanpun sama si Parto. Mintak ditanggungin lagi makannya. Cowok apaan cobak????
Udah gitu,,, udah hampir setahun pacaran. Pas dapet setahunnya, ternyataaaaaa... Eng Ing Eng......
Parto ternyata macarin gue bukan sebagai "pacarnya" tapi "selingkuhan"nya. Gilaaaa.. mana ada cobak aku sebagai "selingkuhan'' ga tau menau kalo ternyata aku cuman selingkuhannya. Biasanya kalo dipasaran yang ga tau itu ceweknya, kalo ternyata si cowok punya selingkuhan. Ini kq kebalik sihhh. :(
Ga cuman itu aja, sebelum aku tau kalo si Parto ini masih berhubungan baik sama pacarnya, ternyata dia nyelingkuhin selingkuhannya. Iya, dia juga selingkuh dari aku sama temen sekelasnya. Cowok macem apa sih si Parto ini?????
Lambat laun, ternyata aku capek juga sama sifatnya yang kayak manusia ga berhati dan berakal. Uda mirip hewan, hewanpun masih punya hati nurani, tapi Parto? sama hewan aja masih berharga hewan kebanding Parto!
Finally.....
Februari entah tanggal brapa ga mau nginget! Antara aku dan Parto END..
tapi,,
ga secepat itu juga aku bisa ngelupain Parto, sebenernya bukan Partonya yang susah dilupain tapi, KENANGANNYA!!
Yupsss,,
Kenangan mennnnn. Siapa sih yang bisa ngelupain kenangan gitu aja meskipun sama orang paling kita benci seklipun?! Ga ada kan.. Kenangan pasti tersimpan rapih di lemari memori kita. At least,, hatiku lebih nyaman sendiri..
Meskipun aku sama Parto suda ga ada hubungan tapi, kita masih sering kontak2an, banget malah. Sampai akhirnya, aku bener2 sadar kalo dia bukan yang terbaik buatku, dan orang kayak gitu ga pantes dapetin air mataku lagi! Titik, all about Parto is dead..
Chapter 2......
Seiring derasnya air mengalir di sungai, sungai yang lagi banjir. Dapet deh gebetan baru.... heheeewwww ;)
sebut aja namanya Ajiz.. ga pakek gagap!!
Ajiz ini temen SMA dari kakak kost ku, jadi aku kenalnya karna dicomblangin kakak kostku ini. Ajiz, orangnya itu super duper perhatian buanget... pagi telpon, mau siang telpon, siangnyapun telpon, nyambung sampek malem. Rasanya mau budeg telingaku ditelponin si Ajiz doang!!! Keluarpun sering banget, keluar siang ato malem.. Item lama - lama gue kalo sama si Ajiz ini.. :((
Langsung Chapter 3......
Pas waktu aku lagi deket sama Ajiz nih, ada yg dateng dan tiba2 nembak aku. Whatsss??? Nembak??? mati ga waktu di tembak??? (apaan sih, geje!)
Iya, aku deketnya sama Ajiz, tapi yg nembak bukan Ajiz... (belum ngarep ditembak juga sih :D)
Oke, kita sebut cowok ini Sule. Sule itu temen sekalasku, dia anaknya resek banget. Entah reseknya cuma ke aku aja, ato kesemua anak dikelas tapi, kayaknya cuma ke aku aja deh. :(
Sebenernya, Sule bukan orang baru. Sebelum aku putus hubungan sama si Parto, dia suda datang dan pergi di otakku! (kau datang dan pergi ohhh begitu saja) hahaahaa..
Sule pernah ngomong kalo suka ato seneng ke aku, padahal waktu itu aku lagi sama si Parto! katanya sih mau nunggu...
daaaaannnnn.. iya bener kayaknya dia konsisten sama omongannya waktu itu. Tapi, you know ga sih, di kelas itu, si Sule ini resek, ngejengkelin perasaanku tiap hari. Mau ilfil temen sendiri, temen sendiri tapi ngerese.in.. Entahlahhh..!!
Kalo waktu itu Sule deketin akunya sebelum Ajiz, terus nembak aku mungkin aku sama Sule skarang pacarannya. Tapi, si Sule ini dibilang gentlemen kagak, dibilang penakut jugak nggak! So, apaan dong??? Tiap hari cuman bikin kesel doang.. :|
Jadi nih, waktu aku deket sama Ajiz, aku juga deket sama si Sule. Bukannya aku mw jadi anak cewek yang sok playerss tapi, waktu itu memang keadaannya genting banget.
Kembali ke Ajiz......
Ajiz nembak!!! Cheeeeegggaarrr. Rasanya langit runtuh..
Soal Sule aja belum dijawab, suda ada lagi yang bilang "will U getting mygirlfriend??" ohhh my goodnes. What am I gonna be??
berhari - hari aku pikirin, berminggu - minggu aku gantungin mreka berdua! apa kata dunia???? Yes, I didn't got my choice..
What I"ll do???
Finally..
Saya tidak memilih keduanya... (y)
Is best for me..
Mengagumi tanpa dicintai..
UNGU - CINDAHA
Pernah terlintas 1,5 tahun yang lalu, karna kutipan lagu itu memang dari hati yang terdalam. Iya, lagu itu mungkin adalah lagu yang paling pas untuk kisah cintaku dikala itu. Entahlah, akhir2 ini aku juga sering mendengarkannya kembali. Kenapa? ya gpp, kepo banget sih loh?
Oke, lanjut...
Karna,,,,,
kayaknya, kisah hatiku sekarang ga beda jauh sama yang dulu. Iya, kayaknya juga lebih parah. Entahlah... lagi susah ngebayanginnya...
Chapter 1
Dahuluuuuuu.. anak maba 2011 umj komunikasi
Semester pertama, anak maba cewek cowok biasanya kalo ga dideketin temen baru ya kakak tingkat!
Noooooo... ini hukumnya anak maba jomblo. Aku?? aku?? Aku anak maba yang pengin cepet2 jomblo..
Saat itu, aku berada pada krisis hati paling parah. Kalo digambarin orang yang lagi sakit kanker, mungkin aku orang yang lagi skarat karna kanker otak final stadium. Parah banget kan??. Yupss, seperti itulah aku dahulu..
Tapi, entah bagaimana bisa aku masih ingin bertahan diatas penderitaanku sendiri. (sebenernya ini critanya apaan sih??)
Oke.. ini crita tentang aku, dia, dan dia, dan dia lagi.. (maksud loh?)
Begini sodara - sodara..
Awal kuliah, aku punya pacar so, waktu itu statusku pacar orang. Awal kuliah semester pertama, aku suda kayak tahanan kota. Gimana mau nggak! yang namanya pacar waktu itu terlalu over over very protective banget. Mau beli makan, beli makan nih ya.. kudu ijin dulu. Iya, pamitan gitu. Kalo nggak, habis deh riwayat gue! Alay ga sih?? :D
Sebut aja namanya Parto. Si Parto ini, dia anaknya kurus tapi perutnya buncit! suaranya kece mennn..! hitam manis (kalo digambarin, bayangin aja kopi susu basi) katanya orang sih ganteng tapi, ga ada ganteng2nya. Norak!! Benci banget nih gue crita cowok ini..
Oke lanjuuttt..
Waktu itu, aku kluar kalo ga pas kuliah, ya makan.. makanpun sama si Parto. Mintak ditanggungin lagi makannya. Cowok apaan cobak????
Udah gitu,,, udah hampir setahun pacaran. Pas dapet setahunnya, ternyataaaaaa... Eng Ing Eng......
Parto ternyata macarin gue bukan sebagai "pacarnya" tapi "selingkuhan"nya. Gilaaaa.. mana ada cobak aku sebagai "selingkuhan'' ga tau menau kalo ternyata aku cuman selingkuhannya. Biasanya kalo dipasaran yang ga tau itu ceweknya, kalo ternyata si cowok punya selingkuhan. Ini kq kebalik sihhh. :(
Ga cuman itu aja, sebelum aku tau kalo si Parto ini masih berhubungan baik sama pacarnya, ternyata dia nyelingkuhin selingkuhannya. Iya, dia juga selingkuh dari aku sama temen sekelasnya. Cowok macem apa sih si Parto ini?????
Lambat laun, ternyata aku capek juga sama sifatnya yang kayak manusia ga berhati dan berakal. Uda mirip hewan, hewanpun masih punya hati nurani, tapi Parto? sama hewan aja masih berharga hewan kebanding Parto!
Finally.....
Februari entah tanggal brapa ga mau nginget! Antara aku dan Parto END..
tapi,,
ga secepat itu juga aku bisa ngelupain Parto, sebenernya bukan Partonya yang susah dilupain tapi, KENANGANNYA!!
Yupsss,,
Kenangan mennnnn. Siapa sih yang bisa ngelupain kenangan gitu aja meskipun sama orang paling kita benci seklipun?! Ga ada kan.. Kenangan pasti tersimpan rapih di lemari memori kita. At least,, hatiku lebih nyaman sendiri..
Meskipun aku sama Parto suda ga ada hubungan tapi, kita masih sering kontak2an, banget malah. Sampai akhirnya, aku bener2 sadar kalo dia bukan yang terbaik buatku, dan orang kayak gitu ga pantes dapetin air mataku lagi! Titik, all about Parto is dead..
Chapter 2......
Seiring derasnya air mengalir di sungai, sungai yang lagi banjir. Dapet deh gebetan baru.... heheeewwww ;)
sebut aja namanya Ajiz.. ga pakek gagap!!
Ajiz ini temen SMA dari kakak kost ku, jadi aku kenalnya karna dicomblangin kakak kostku ini. Ajiz, orangnya itu super duper perhatian buanget... pagi telpon, mau siang telpon, siangnyapun telpon, nyambung sampek malem. Rasanya mau budeg telingaku ditelponin si Ajiz doang!!! Keluarpun sering banget, keluar siang ato malem.. Item lama - lama gue kalo sama si Ajiz ini.. :((
Langsung Chapter 3......
Pas waktu aku lagi deket sama Ajiz nih, ada yg dateng dan tiba2 nembak aku. Whatsss??? Nembak??? mati ga waktu di tembak??? (apaan sih, geje!)
Iya, aku deketnya sama Ajiz, tapi yg nembak bukan Ajiz... (belum ngarep ditembak juga sih :D)
Oke, kita sebut cowok ini Sule. Sule itu temen sekalasku, dia anaknya resek banget. Entah reseknya cuma ke aku aja, ato kesemua anak dikelas tapi, kayaknya cuma ke aku aja deh. :(
Sebenernya, Sule bukan orang baru. Sebelum aku putus hubungan sama si Parto, dia suda datang dan pergi di otakku! (kau datang dan pergi ohhh begitu saja) hahaahaa..
Sule pernah ngomong kalo suka ato seneng ke aku, padahal waktu itu aku lagi sama si Parto! katanya sih mau nunggu...
daaaaannnnn.. iya bener kayaknya dia konsisten sama omongannya waktu itu. Tapi, you know ga sih, di kelas itu, si Sule ini resek, ngejengkelin perasaanku tiap hari. Mau ilfil temen sendiri, temen sendiri tapi ngerese.in.. Entahlahhh..!!
Kalo waktu itu Sule deketin akunya sebelum Ajiz, terus nembak aku mungkin aku sama Sule skarang pacarannya. Tapi, si Sule ini dibilang gentlemen kagak, dibilang penakut jugak nggak! So, apaan dong??? Tiap hari cuman bikin kesel doang.. :|
Jadi nih, waktu aku deket sama Ajiz, aku juga deket sama si Sule. Bukannya aku mw jadi anak cewek yang sok playerss tapi, waktu itu memang keadaannya genting banget.
Kembali ke Ajiz......
Ajiz nembak!!! Cheeeeegggaarrr. Rasanya langit runtuh..
Soal Sule aja belum dijawab, suda ada lagi yang bilang "will U getting mygirlfriend??" ohhh my goodnes. What am I gonna be??
berhari - hari aku pikirin, berminggu - minggu aku gantungin mreka berdua! apa kata dunia???? Yes, I didn't got my choice..
What I"ll do???
Finally..
Saya tidak memilih keduanya... (y)
Is best for me..
Label:
Story of us
Lokasi:
Jember, East Java, Indonesia
Preview
Aku berjalan tanpa peta..
Aku mendengar tanpa suara..
Aku melihat tanpa cahaya..
tapi..
Lihatlah aku akan baik - baik saja..
Jalan yang berliku..
Tapi hatiku masih saja pada pagi itu..
Pikirankupun begitu..
Masih saja pada tempat itu..
Apakah AKU.......
Kilauan cahaya yang tak mampu memberi pelangi..
Karena hari masih pagi..
Senantiasa menanti..
Apa yang tak bisa dicari..
Yaitu persinggahan hati..
Perasaan hati ingin berlabuh..
Berlabuh di pantai yang paling indah..
Namun, apa daya bahasa..
kata - kata tak mampu terucap..
Aku mendengar tanpa suara..
Aku melihat tanpa cahaya..
tapi..
Lihatlah aku akan baik - baik saja..
Jalan yang berliku..
Tapi hatiku masih saja pada pagi itu..
Pikirankupun begitu..
Masih saja pada tempat itu..
Apakah AKU.......
Kilauan cahaya yang tak mampu memberi pelangi..
Karena hari masih pagi..
Senantiasa menanti..
Apa yang tak bisa dicari..
Yaitu persinggahan hati..
Perasaan hati ingin berlabuh..
Berlabuh di pantai yang paling indah..
Namun, apa daya bahasa..
kata - kata tak mampu terucap..
Label:
Little quote
Lokasi:
Jember, East Java, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)
Kamis, 31 Oktober 2013
Recommended #UdahPutusinAja :D
Sepulangnya dari masjid, aku dan temen tempelanku langsung cus Gramedia untuk sekedar baca gratis. Nemu deh buku yang asik banget dan sangat memotivasi remaja saat ini yaitu #UdahPutusinAja. Gila isinya ngena banget, tampilan dari cover sampai isinya enak dipandang, nggak kayak buku - buku biasanya yang isinya cuman hitam putih doang. Buat temen - temen remaja muslim, khususnya cewek nih, loe - loe semua wajib deh baca buku beginian. Kalo nggak mampu beli, kalian bisa baca ditoko buku yang kalian kunjungi sampai tamat. hehehee
Nggak masalah kan, yang penting pengetahuannya kita dapetin?? :D
Nah, apalagi yang lagi ngejalanin Relationship saat ini bawak deh tuh pacarnya, hitung - hitung hanging out di tempat yang lebih berguna dikit. Nggak bakal rugi deh, yang ada kalian akan dimelekin mata, hati, dan pikirannya setelah baca buku #UdahPutusinAja..
Nggak masalah kan, yang penting pengetahuannya kita dapetin?? :D
Nah, apalagi yang lagi ngejalanin Relationship saat ini bawak deh tuh pacarnya, hitung - hitung hanging out di tempat yang lebih berguna dikit. Nggak bakal rugi deh, yang ada kalian akan dimelekin mata, hati, dan pikirannya setelah baca buku #UdahPutusinAja..
"Bertahan" salahkah??
Kamu..seseorang yang pernah mencintaiku..menyayangiku..mempertahankanku..
Kamu..seseorang yang pernah melindungiku..memperkenalkanku pada duniamu..
Iya..kamu yang ku kenal dahulu..
Dimana engkau buang semua rasa itu??
Akan kucari dan akan kutanamkan kembali untukmu..
Tahukah kamu..
Disini aku selalu menunggumu, mengharapkan hadirmu..
Tahukah kamu..
Hati ini yang selalu bertahan, bertahan menyayangimu, mencintaimu, dan merindukanmu..
Salahkah diriku akan hal itu??
Salahkah diriku, tentang rasa yang tak akan pernah tahu kapan dirimu akan menyambutnya kembali..
Aku hanya bisa berdoa dari kejauhan, agar dirimu selalu diberi kebahagiaan. Entah itu bersamaku atau bersama masa depanmu..
Aku hanya bisa mengatakan "Ku tunggu kau disini, ditempat ini, dihati ini, dan dibahu ini".
Seperti dulu dengan dirimu yang selalu ingin bersamaku..
Kamu..seseorang yang pernah melindungiku..memperkenalkanku pada duniamu..
Iya..kamu yang ku kenal dahulu..
Dimana engkau buang semua rasa itu??
Akan kucari dan akan kutanamkan kembali untukmu..
Tahukah kamu..
Disini aku selalu menunggumu, mengharapkan hadirmu..
Tahukah kamu..
Hati ini yang selalu bertahan, bertahan menyayangimu, mencintaimu, dan merindukanmu..
Salahkah diriku akan hal itu??
Salahkah diriku, tentang rasa yang tak akan pernah tahu kapan dirimu akan menyambutnya kembali..
Aku hanya bisa berdoa dari kejauhan, agar dirimu selalu diberi kebahagiaan. Entah itu bersamaku atau bersama masa depanmu..
Aku hanya bisa mengatakan "Ku tunggu kau disini, ditempat ini, dihati ini, dan dibahu ini".
Seperti dulu dengan dirimu yang selalu ingin bersamaku..
Sedikit ejaan malam ini.. "Hilangnya Cahaya Cinta"
Lihatlah aku yang selalu bertahan mencintaimu...
Dengarlah diriku yang menangis akan dirimu..
Aku nggak tahu sampai kapan rasa ini akan bertahan..
dan yang paling aku bingung mengapa sampai saat ini, rasa ini masih sama seperti waktu denganmu..
Bagaimana mungkin kamu yang telah meninggalkanku demi bersamanya. Sedangkan aku masih sama sebagai orang yang menyayangimu..
Kini diriku hanyalah seorang diri, yang menunggu datangnya keajaiban. Keajaiban dari tuhan untuk mengirimmu kembali berada disampingku..
Sedangkan dirimu yang saat ini mungkin telah bersamanya, melukiskan cerita cinta berdua..
Tapi Aku....?????
Dengan siapa akan kubagi cinta ini? yang seharusnya kuberikan untukmu..
Dirimu yang mengajariku bagaimana caranya mencintai, berbagi tawa, senang, sedih, tapi saat ini siapa yang akan mengajariku akan hal itu??
Apakah dirimu..?? Mungkinkah dirimu..??
Tuhaannn..
Bisakah engkau loncat cerita hariku hari ini..?? sampai tak ada lagi sisa cintaku..
Karena ini terlalu sakit untuk aku rasakan, dan untuk aku jalani..
Tuhaannn..
Apakah dia benar - benar pergi dariku untuk selamanya? ataukah hanya sementara..??
Aku selalu berdoa semua ini hanya mimpi, mimpi panjangku yang akhirnya aku terbangun. Terbangun dan berada dipelukannya..
Terik matahari yang menyengat, kini tak bisa kurasakan kembali..
Indahnya cahaya bintang tapi, masih terasa gelap dan hampa..
Kini aku yang kehilanganmu, belum bisa aku beranjak pergi dari jiwaku yang mengatakan "Aku mencintaimu, aku menyayangimu"..
Aku yang tak bisa menemukan cahaya seperti waktu dulu aku menemukan cahaya cinta dimatamu..
Karena hati yang belum bisa ingin pergi..
Dengarlah diriku yang menangis akan dirimu..
Aku nggak tahu sampai kapan rasa ini akan bertahan..
dan yang paling aku bingung mengapa sampai saat ini, rasa ini masih sama seperti waktu denganmu..
Bagaimana mungkin kamu yang telah meninggalkanku demi bersamanya. Sedangkan aku masih sama sebagai orang yang menyayangimu..
Kini diriku hanyalah seorang diri, yang menunggu datangnya keajaiban. Keajaiban dari tuhan untuk mengirimmu kembali berada disampingku..
Sedangkan dirimu yang saat ini mungkin telah bersamanya, melukiskan cerita cinta berdua..
Tapi Aku....?????
Dengan siapa akan kubagi cinta ini? yang seharusnya kuberikan untukmu..
Dirimu yang mengajariku bagaimana caranya mencintai, berbagi tawa, senang, sedih, tapi saat ini siapa yang akan mengajariku akan hal itu??
Apakah dirimu..?? Mungkinkah dirimu..??
Tuhaannn..
Bisakah engkau loncat cerita hariku hari ini..?? sampai tak ada lagi sisa cintaku..
Karena ini terlalu sakit untuk aku rasakan, dan untuk aku jalani..
Tuhaannn..
Apakah dia benar - benar pergi dariku untuk selamanya? ataukah hanya sementara..??
Aku selalu berdoa semua ini hanya mimpi, mimpi panjangku yang akhirnya aku terbangun. Terbangun dan berada dipelukannya..
Terik matahari yang menyengat, kini tak bisa kurasakan kembali..
Indahnya cahaya bintang tapi, masih terasa gelap dan hampa..
Kini aku yang kehilanganmu, belum bisa aku beranjak pergi dari jiwaku yang mengatakan "Aku mencintaimu, aku menyayangimu"..
Aku yang tak bisa menemukan cahaya seperti waktu dulu aku menemukan cahaya cinta dimatamu..
Karena hati yang belum bisa ingin pergi..
Diriku dan kebingungan..
Mungkin ini memang jalan takdirku..
Mengagumi tanpa dicintai..
UNGU - CINDAHA
Pernah terlintas 1,5 tahun yang lalu, karna kutipan lagu itu memang dari hati yang terdalam. Iya, lagu itu mungkin adalah lagu yang paling pas untuk kisah cintaku dikala itu. Entahlah, akhir2 ini aku juga sering mendengarkannya kembali. Kenapa? ya gpp, kepo banget sih loh?
Oke, lanjut...
Karna,,,,,
kayaknya, kisah hatiku sekarang ga beda jauh sama yang dulu. Iya, kayaknya juga lebih parah. Entahlah... lagi susah ngebayanginnya...
Chapter 1
Dahuluuuuuu.. anak maba 2011 umj komunikasi
Semester pertama, anak maba cewek cowok biasanya kalo ga dideketin temen baru ya kakak tingkat!
Noooooo... ini hukumnya anak maba jomblo. Aku?? aku?? Aku anak maba yang pengin cepet2 jomblo..
Saat itu, aku berada pada krisis hati paling parah. Kalo digambarin orang yang lagi sakit kanker, mungkin aku orang yang lagi skarat karna kanker otak final stadium. Parah banget kan??. Yupss, seperti itulah aku dahulu..
Tapi, entah bagaimana bisa aku masih ingin bertahan diatas penderitaanku sendiri. (sebenernya ini critanya apaan sih??)
Oke.. ini crita tentang aku, dia, dan dia, dan dia lagi.. (maksud loh?)
Begini sodara - sodara..
Awal kuliah, aku punya pacar so, waktu itu statusku pacar orang. Awal kuliah semester pertama, aku suda kayak tahanan kota. Gimana mau nggak! yang namanya pacar waktu itu terlalu over over very protective banget. Mau beli makan, beli makan nih ya.. kudu ijin dulu. Iya, pamitan gitu. Kalo nggak, habis deh riwayat gue! Alay ga sih?? :D
Sebut aja namanya Parto. Si Parto ini, dia anaknya kurus tapi perutnya buncit! suaranya kece mennn..! hitam manis (kalo digambarin, bayangin aja kopi susu basi) katanya orang sih ganteng tapi, ga ada ganteng2nya. Norak!! Benci banget nih gue crita cowok ini..
Oke lanjuuttt..
Waktu itu, aku kluar kalo ga pas kuliah, ya makan.. makanpun sama si Parto. Mintak ditanggungin lagi makannya. Cowok apaan cobak????
Udah gitu,,, udah hampir setahun pacaran. Pas dapet setahunnya, ternyataaaaaa... Eng Ing Eng......
Parto ternyata macarin gue bukan sebagai "pacarnya" tapi "selingkuhan"nya. Gilaaaa.. mana ada cobak aku sebagai "selingkuhan'' ga tau menau kalo ternyata aku cuman selingkuhannya. Biasanya kalo dipasaran yang ga tau itu ceweknya, kalo ternyata si cowok punya selingkuhan. Ini kq kebalik sihhh. :(
Ga cuman itu aja, sebelum aku tau kalo si Parto ini masih berhubungan baik sama pacarnya, ternyata dia nyelingkuhin selingkuhannya. Iya, dia juga selingkuh dari aku sama temen sekelasnya. Cowok macem apa sih si Parto ini?????
Lambat laun, ternyata aku capek juga sama sifatnya yang kayak manusia ga berhati dan berakal. Uda mirip hewan, hewanpun masih punya hati nurani, tapi Parto? sama hewan aja masih berharga hewan kebanding Parto!
Finally.....
Februari entah tanggal brapa ga mau nginget! Antara aku dan Parto END..
tapi,,
ga secepat itu juga aku bisa ngelupain Parto, sebenernya bukan Partonya yang susah dilupain tapi, KENANGANNYA!!
Yupsss,,
Kenangan mennnnn. Siapa sih yang bisa ngelupain kenangan gitu aja meskipun sama orang paling kita benci seklipun?! Ga ada kan.. Kenangan pasti tersimpan rapih di lemari memori kita. At least,, hatiku lebih nyaman sendiri..
Meskipun aku sama Parto suda ga ada hubungan tapi, kita masih sering kontak2an, banget malah. Sampai akhirnya, aku bener2 sadar kalo dia bukan yang terbaik buatku, dan orang kayak gitu ga pantes dapetin air mataku lagi! Titik, all about Parto is dead..
Chapter 2......
Seiring derasnya air mengalir di sungai, sungai yang lagi banjir. Dapet deh gebetan baru.... heheeewwww ;)
sebut aja namanya Ajiz.. ga pakek gagap!!
Ajiz ini temen SMA dari kakak kost ku, jadi aku kenalnya karna dicomblangin kakak kostku ini. Ajiz, orangnya itu super duper perhatian buanget... pagi telpon, mau siang telpon, siangnyapun telpon, nyambung sampek malem. Rasanya mau budeg telingaku ditelponin si Ajiz doang!!! Keluarpun sering banget, keluar siang ato malem.. Item lama - lama gue kalo sama si Ajiz ini.. :((
Langsung Chapter 3......
Pas waktu aku lagi deket sama Ajiz nih, ada yg dateng dan tiba2 nembak aku. Whatsss??? Nembak??? mati ga waktu di tembak??? (apaan sih, geje!)
Iya, aku deketnya sama Ajiz, tapi yg nembak bukan Ajiz... (belum ngarep ditembak juga sih :D)
Oke, kita sebut cowok ini Sule. Sule itu temen sekalasku, dia anaknya resek banget. Entah reseknya cuma ke aku aja, ato kesemua anak dikelas tapi, kayaknya cuma ke aku aja deh. :(
Sebenernya, Sule bukan orang baru. Sebelum aku putus hubungan sama si Parto, dia suda datang dan pergi di otakku! (kau datang dan pergi ohhh begitu saja) hahaahaa..
Sule pernah ngomong kalo suka ato seneng ke aku, padahal waktu itu aku lagi sama si Parto! katanya sih mau nunggu...
daaaaannnnn.. iya bener kayaknya dia konsisten sama omongannya waktu itu. Tapi, you know ga sih, di kelas itu, si Sule ini resek, ngejengkelin perasaanku tiap hari. Mau ilfil temen sendiri, temen sendiri tapi ngerese.in.. Entahlahhh..!!
Kalo waktu itu Sule deketin akunya sebelum Ajiz, terus nembak aku mungkin aku sama Sule skarang pacarannya. Tapi, si Sule ini dibilang gentlemen kagak, dibilang penakut jugak nggak! So, apaan dong??? Tiap hari cuman bikin kesel doang.. :|
Jadi nih, waktu aku deket sama Ajiz, aku juga deket sama si Sule. Bukannya aku mw jadi anak cewek yang sok playerss tapi, waktu itu memang keadaannya genting banget.
Kembali ke Ajiz......
Ajiz nembak!!! Cheeeeegggaarrr. Rasanya langit runtuh..
Soal Sule aja belum dijawab, suda ada lagi yang bilang "will U getting mygirlfriend??" ohhh my goodnes. What am I gonna be??
berhari - hari aku pikirin, berminggu - minggu aku gantungin mreka berdua! apa kata dunia???? Yes, I didn't got my choice..
What I"ll do???
Finally..
Saya tidak memilih keduanya... (y)
Is best for me..
Mengagumi tanpa dicintai..
UNGU - CINDAHA
Pernah terlintas 1,5 tahun yang lalu, karna kutipan lagu itu memang dari hati yang terdalam. Iya, lagu itu mungkin adalah lagu yang paling pas untuk kisah cintaku dikala itu. Entahlah, akhir2 ini aku juga sering mendengarkannya kembali. Kenapa? ya gpp, kepo banget sih loh?
Oke, lanjut...
Karna,,,,,
kayaknya, kisah hatiku sekarang ga beda jauh sama yang dulu. Iya, kayaknya juga lebih parah. Entahlah... lagi susah ngebayanginnya...
Chapter 1
Dahuluuuuuu.. anak maba 2011 umj komunikasi
Semester pertama, anak maba cewek cowok biasanya kalo ga dideketin temen baru ya kakak tingkat!
Noooooo... ini hukumnya anak maba jomblo. Aku?? aku?? Aku anak maba yang pengin cepet2 jomblo..
Saat itu, aku berada pada krisis hati paling parah. Kalo digambarin orang yang lagi sakit kanker, mungkin aku orang yang lagi skarat karna kanker otak final stadium. Parah banget kan??. Yupss, seperti itulah aku dahulu..
Tapi, entah bagaimana bisa aku masih ingin bertahan diatas penderitaanku sendiri. (sebenernya ini critanya apaan sih??)
Oke.. ini crita tentang aku, dia, dan dia, dan dia lagi.. (maksud loh?)
Begini sodara - sodara..
Awal kuliah, aku punya pacar so, waktu itu statusku pacar orang. Awal kuliah semester pertama, aku suda kayak tahanan kota. Gimana mau nggak! yang namanya pacar waktu itu terlalu over over very protective banget. Mau beli makan, beli makan nih ya.. kudu ijin dulu. Iya, pamitan gitu. Kalo nggak, habis deh riwayat gue! Alay ga sih?? :D
Sebut aja namanya Parto. Si Parto ini, dia anaknya kurus tapi perutnya buncit! suaranya kece mennn..! hitam manis (kalo digambarin, bayangin aja kopi susu basi) katanya orang sih ganteng tapi, ga ada ganteng2nya. Norak!! Benci banget nih gue crita cowok ini..
Oke lanjuuttt..
Waktu itu, aku kluar kalo ga pas kuliah, ya makan.. makanpun sama si Parto. Mintak ditanggungin lagi makannya. Cowok apaan cobak????
Udah gitu,,, udah hampir setahun pacaran. Pas dapet setahunnya, ternyataaaaaa... Eng Ing Eng......
Parto ternyata macarin gue bukan sebagai "pacarnya" tapi "selingkuhan"nya. Gilaaaa.. mana ada cobak aku sebagai "selingkuhan'' ga tau menau kalo ternyata aku cuman selingkuhannya. Biasanya kalo dipasaran yang ga tau itu ceweknya, kalo ternyata si cowok punya selingkuhan. Ini kq kebalik sihhh. :(
Ga cuman itu aja, sebelum aku tau kalo si Parto ini masih berhubungan baik sama pacarnya, ternyata dia nyelingkuhin selingkuhannya. Iya, dia juga selingkuh dari aku sama temen sekelasnya. Cowok macem apa sih si Parto ini?????
Lambat laun, ternyata aku capek juga sama sifatnya yang kayak manusia ga berhati dan berakal. Uda mirip hewan, hewanpun masih punya hati nurani, tapi Parto? sama hewan aja masih berharga hewan kebanding Parto!
Finally.....
Februari entah tanggal brapa ga mau nginget! Antara aku dan Parto END..
tapi,,
ga secepat itu juga aku bisa ngelupain Parto, sebenernya bukan Partonya yang susah dilupain tapi, KENANGANNYA!!
Yupsss,,
Kenangan mennnnn. Siapa sih yang bisa ngelupain kenangan gitu aja meskipun sama orang paling kita benci seklipun?! Ga ada kan.. Kenangan pasti tersimpan rapih di lemari memori kita. At least,, hatiku lebih nyaman sendiri..
Meskipun aku sama Parto suda ga ada hubungan tapi, kita masih sering kontak2an, banget malah. Sampai akhirnya, aku bener2 sadar kalo dia bukan yang terbaik buatku, dan orang kayak gitu ga pantes dapetin air mataku lagi! Titik, all about Parto is dead..
Chapter 2......
Seiring derasnya air mengalir di sungai, sungai yang lagi banjir. Dapet deh gebetan baru.... heheeewwww ;)
sebut aja namanya Ajiz.. ga pakek gagap!!
Ajiz ini temen SMA dari kakak kost ku, jadi aku kenalnya karna dicomblangin kakak kostku ini. Ajiz, orangnya itu super duper perhatian buanget... pagi telpon, mau siang telpon, siangnyapun telpon, nyambung sampek malem. Rasanya mau budeg telingaku ditelponin si Ajiz doang!!! Keluarpun sering banget, keluar siang ato malem.. Item lama - lama gue kalo sama si Ajiz ini.. :((
Langsung Chapter 3......
Pas waktu aku lagi deket sama Ajiz nih, ada yg dateng dan tiba2 nembak aku. Whatsss??? Nembak??? mati ga waktu di tembak??? (apaan sih, geje!)
Iya, aku deketnya sama Ajiz, tapi yg nembak bukan Ajiz... (belum ngarep ditembak juga sih :D)
Oke, kita sebut cowok ini Sule. Sule itu temen sekalasku, dia anaknya resek banget. Entah reseknya cuma ke aku aja, ato kesemua anak dikelas tapi, kayaknya cuma ke aku aja deh. :(
Sebenernya, Sule bukan orang baru. Sebelum aku putus hubungan sama si Parto, dia suda datang dan pergi di otakku! (kau datang dan pergi ohhh begitu saja) hahaahaa..
Sule pernah ngomong kalo suka ato seneng ke aku, padahal waktu itu aku lagi sama si Parto! katanya sih mau nunggu...
daaaaannnnn.. iya bener kayaknya dia konsisten sama omongannya waktu itu. Tapi, you know ga sih, di kelas itu, si Sule ini resek, ngejengkelin perasaanku tiap hari. Mau ilfil temen sendiri, temen sendiri tapi ngerese.in.. Entahlahhh..!!
Kalo waktu itu Sule deketin akunya sebelum Ajiz, terus nembak aku mungkin aku sama Sule skarang pacarannya. Tapi, si Sule ini dibilang gentlemen kagak, dibilang penakut jugak nggak! So, apaan dong??? Tiap hari cuman bikin kesel doang.. :|
Jadi nih, waktu aku deket sama Ajiz, aku juga deket sama si Sule. Bukannya aku mw jadi anak cewek yang sok playerss tapi, waktu itu memang keadaannya genting banget.
Kembali ke Ajiz......
Ajiz nembak!!! Cheeeeegggaarrr. Rasanya langit runtuh..
Soal Sule aja belum dijawab, suda ada lagi yang bilang "will U getting mygirlfriend??" ohhh my goodnes. What am I gonna be??
berhari - hari aku pikirin, berminggu - minggu aku gantungin mreka berdua! apa kata dunia???? Yes, I didn't got my choice..
What I"ll do???
Finally..
Saya tidak memilih keduanya... (y)
Is best for me..
Preview
Aku berjalan tanpa peta..
Aku mendengar tanpa suara..
Aku melihat tanpa cahaya..
tapi..
Lihatlah aku akan baik - baik saja..
Jalan yang berliku..
Tapi hatiku masih saja pada pagi itu..
Pikirankupun begitu..
Masih saja pada tempat itu..
Apakah AKU.......
Kilauan cahaya yang tak mampu memberi pelangi..
Karena hari masih pagi..
Senantiasa menanti..
Apa yang tak bisa dicari..
Yaitu persinggahan hati..
Perasaan hati ingin berlabuh..
Berlabuh di pantai yang paling indah..
Namun, apa daya bahasa..
kata - kata tak mampu terucap..
Aku mendengar tanpa suara..
Aku melihat tanpa cahaya..
tapi..
Lihatlah aku akan baik - baik saja..
Jalan yang berliku..
Tapi hatiku masih saja pada pagi itu..
Pikirankupun begitu..
Masih saja pada tempat itu..
Apakah AKU.......
Kilauan cahaya yang tak mampu memberi pelangi..
Karena hari masih pagi..
Senantiasa menanti..
Apa yang tak bisa dicari..
Yaitu persinggahan hati..
Perasaan hati ingin berlabuh..
Berlabuh di pantai yang paling indah..
Namun, apa daya bahasa..
kata - kata tak mampu terucap..
Langganan:
Postingan (Atom)