Senin, 30 Desember 2013

Titik Titik Terang Teka Teki

Suara indah itu telah mengingatkanku tentang satu hal yang telah pergi dari jiwa ini. Dulu kita saling percaya akan cinta yang membawa kita selangkah demi selangkah menjajaki dunia yang kita cari. Bahkan sampai sekarangpun aku masih ingat betul bagaimana dirimu menginginkan dunia itu. Sampai akhirnya kita berpisah kehilangan arah.
Setiap kali kubuka mata ini, tersentuh harapan kita akan kembali meneriaki langit. Namun, setiap kali kudengar bisikan itu, aku tak ingin melanjutkannya tanpamu. Suaramu yang membuatku semangat, sampai di akhir perjalanan nanti.
Ku mendengar ocehanmu, semakin kuhampiri kaupun semakin jauh. Dengan lantang kau memanggil, tak sekalipun kau dapat ku tatap. Ku coba mencari dimana dirimu, kau semakin berada disisi yang lain.
Suara indahmu yang kudengarkan telah berada dalam jiwaku. Inilah mengapa ku bernyanyi memberanikan diri mencarimu. Untuk mendapatkanmu. Kau menghilang tanpa alasan. Tapi aku akan tetap mencari sudut - sudut yang menyembunyikan kesendirianku untuk bisa disampingmu.

Selasa, 19 November 2013

BACA INI..

Ada yang bilang, blog saya ini semuanya adalah kisah hidup saya. Ada yang mengatakan "gak semua kisah hidup dunia perlu tahu". Gak perlu dikasih tahu jugak dunia sudah jadi saksi kok. :D
ada yang berkomentar juga, "dapet apa sih dari nulis ini itu di dunia maya?". ahhh, kok jadi serba salah gini ya?? tapi, mereka perlu tahu jugak. Tidak semua yang saya ceritakan ini adalah kisah hidup saya loh. Saya hanya mencari cerita yang menginspirasi saya. Bukan semua dari kisah yang pernah saya alami. Tapi, gak apa - apa jugak sih kalo memang di judgesnya kayak begituan. Ya sah - sah jugak sih mereka mau berkomentar apa tentang tulisan di blog ini. Cuma, sekedar ngingetin jugak nih, gak semua yang saya tulis disini di blog ini adalah cerita hidup saya. Mungkin ada sebagian, tapi tidak semuanya. Inget ya, nggak semuanya adalah kisah nyata dari saya :)

Minggu, 17 November 2013

Mencari - cari Langkah Sendiri

Seperti hari – hari sebelumnya..
Aku berjalan menapaki jalan yang sama..
Ku mengikuti arus angin yang membantuku sebagai penunjuk arah..
Langkah demi langkah kulalui seorang diri..
Hanya langkah seorang diri..
Setiap kali fajar memancarkan cahayanya..
Memberiku semangat untuk terus berlalu..
Rembulan menyusul menerangi kulit – kulitku yang kepanasan..
Senja ini aku telah berjalan 1000 langkah..
Kutepiskan asa kekuatan dalam diriku..
Laksana alam bergejolak menentang keangkuhan..
Sisa lelah sirna terus berganti semangat yang di cari..
Fajar yang menyapa kembali..
Kesejukan akan berganti kehangatan yang ditunggu pasangan kaki..
Terasa tiada henti mencari – cari arti kehidupan..
Yang sampai kapan akan berhenti..
Menggantikan kesengsaraan di duniawi..

Kamis, 14 November 2013

CATAT!!

YANG HARUS KAMU GARIS BAWAHI..
TIDAK SEMUA YANG SAYA TULIS ADALAH SAYA. TIDAK SEMUA YANG KAMU BACA ADALAH DIA APALAGI KAMU!!

nb : Hanya catatan kecil dan iseng ngetik, tidak ada kaitannya dengan hidup saya. Suer....



Seberapa besar kau mencintaiku? Entahlah aku juga bingung jika mengukur sedalam apa cinta yang kau berikan untukku. Atau bahkan tidak dalam sama sekali. Berbagai penjelasan yang biasa kau cari – cari,  yang biasa kau ada – ada tidak membuatku heran dan bertanya – tanya lagi. Karena memang aku sudah bosan, aku sudah lelah mendengarkannya. Dan karena aku mengerti apa yang kau bualkan yang selama berjam – jam sampai berbusa itu, semuanya memang hanyalah bualan semata. Sungguh bodoh telingaku mendengarkan kebohongan yang kau ucapkan dari mulutmu. Dan sungguh kau tidak pernah merasa lelah dengan semua yang telah kau ceritakan itu. Bualan pahit itu. 

Mungkin kau menganggapku, aku mempercayaimu. Tapi jangan salah, aku mempunyai cara tersendiri untuk memberikan kebohongan padamu. Kebohongan yang tentunya tidak akan melebihi dirimu. Aku yang mungkin mendengarkannya, hanya diam saja dan diam kembali. Tapi, tidakkah dirimu ingin berhenti membicarakan kebohongan itu?? Sungguh aku jijik mendengarkannya lagi. Bodohnya lagi, mengapa aku jatuh disinggasana cintamu yang seharusnya tidak aku lakukan. Aku tidak ingin mendengarkannya kembali, tapi bagaimana caraku untuk mengungkapkannya? Jika dirimu terus menerus membual sampai – sampai tak ada kesempatan untukku mengeluarkan suara..

Tapi aku tidak heran, mengapa dirimu seperti itu? Karena kau butuh perhatian bukan? Kau butuh kasih sayang yang menurutmu akan kau dapatkan dari bualan yang telah kau usahakan semanis mungkin itu? Mungkin juga kau tidak ingin disalahkan dari apa yang sudah kau lakukan. Jadi, kau meyakinkanku bahwa kau tidak seperti apa yang aku pikirkan. Jangan salah, kamu tidak pernah mendapatkannya. Aku bukan recorder yang bisa kau ajak curhat selama yang kau mau. Aku bukan pemikir kecil yang bisa kau bohongi seenak jidatmu. Telingaku juga bisa jenuh dan bosan mendengar suaramu. Pikiranku juga sudah malas berpikir tentang apa yang kau bohongi, kau lakukan dibelakangku. Boleh sedikit berbohong kepadaku, tapi caramu yang setiap hari mencari kebohongan itu bukan cara untuk membuatku simpatik kepadamu. Melainkan telingaku menjadi geli mendengarkannya..

Wahai lelaki yang senang berbual manis ditelinga. Kalian tidak perlu berkata apa yang tidak ada menjadi ada. Sungguh wanita tidak menyukai cara seperti itu. Apa kalian pikir, berbohong dapat menyenangkan hati wanitamu? Justru itu adalah bom nuklir baginya. Sedikit berkata jujur dan apa adanya lebih baik dari seribu kata tapi ingkar. Cintai dan sayangi wanitamu dengan cara yang baik, percaya atau tidak kau akan mendapatkan kebaikan pula. Hati wanita selembut sutra, jika kau sengaja membuatnya rusak percayalah hati itu akan teriris penuh dengan luka bahkan air mata.

Rabu, 13 November 2013

Cinta Samar - Samar

Seharusnya kamu menyadari apa dasar hati ini masih tetap memaafkan..
Sebaiknya kamu menyadari apa yang membuatku tetap bertahan..
Mungkin diriku memang bodoh..
Mencitai dirimu dengan cara begini..
Mungkin diriku juga tolol..
Memaafkan dirimu yang telah menyayat hati ini..
Aku sadar seberapa besar dirimu mengerti dia..
Aku juga tak tahu diri seberapa besar aku menginginkanmu..
D saat aku ingin pergi..
Mengapa dirimu selalu menyetopnya..
Menghalagi jalan keluar darimu..
Begitu susahnya untuk terbebas dari penjara yang selama ini ku hias menjadi kamar yang indah..
Aku tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan kekesalanku..
Bagaimana memarahimu seperti caramu memarahiku..
Mengapa begitu sulit untuk mengakuinya..
Mengapa kau sembunyikan caramu memperdulikannya..
Apakah aku hanya umpan bagimu untuk tetap menyanginya..

Selasa, 12 November 2013

Just be Patient :)

Aku tidak pernah merasakan bahwa diri ini sungguhlah bersabar..
Karena jika kau mengetahuinya..
Alam semesta selalu bersama orang – orang yang bersabar..
Kita tidak perlu takut untuk bersabar..
Meskipun sabar terkadang membawa kita ke jalan syaitan..
Hidup memang tidak selalu untuk bersabar..
Karenanya dirimu diberi ujian seberapa pantaskah dirimu bersabar..
Seperti orang menari tanpa seorangpun yang melihatnya..
Seperti orang bernyanyi tanpa ada yang mendengarkannya..
Tetapi..
Tetaplah dalam senyumanmu..
Dan kesabaran yang berdiri di tengah – tengah badai itulah..
Awal perjuanganmu melintasinya..
Jika kau bisa melewatinya hingga akhir..
Kau akan merasakan nikmatnya..

Untukmu Mama..

Kita tidak akan pernah tau..
Perjuangan seorang ibu..
Sampai nantinya kita berjuang melahirkan malaikat kecil ke dunia..
Kita tidak pernah tau..
Pengorbanan seorang ibu..
Sampai nantinya kita berkorban nyawa untuk malaikat kecil kita..
Kita tidak pernah tau..
Perjalanan sosok ibu..
Sampai nantinya kita menggendong malaikat kecil itu hingga dia berkata “mama”
Kita tidak pernah tau..
Bagaimana dia mengusap air mata kita, mendengar kerasnya tangisan kita..
Sampai nantinya kitalah yang akan menggantikannya..
Sosok wanita tangguh..
Betapa hebatnya mereka para ibu di dunia..
Yang telah mengajari bagaimana merangkak..
Cara pertama kali menginjakkan kaki ke bumi..

Adakah darimu yang akan mengecewakannya??
Adakah darimu yang tega melihat tangisnya??
Menangis karena malaikat kecil yang ia perjuangkan semasa kecilmu..
Tegakah dirimu membiarkannya mengusap air matanya sendiri??
Sedangkan waktu dirimu kecil..
Merekalah yang selalu ada untukmu, disampingmu..
Di saat kau merintih..
Di saat kau membutuhkan kasih sayang seorang wanita yang sangat mencintaimu melebihi nyawanya..
Pernahkah kau mencium tangannya? Membersihkan kedua kakinya??
Dimana dirimu disaat ia membutuhkanmu?
Di saat ia merindukanmu?
Merindukan pelukmu..
Peluk seorang bayi yang sangat ia kasihi..

Mama..
Maafkan kami yang belum bisa membahagiakanmu..
Maafkan kami yang masih sering melawanmu..
Maafkan kami yang masih sering membentakmu..
Tapi,
Ingin sekali kami melihatmu tersenyum..
Tersenyum karena kebahagiaan yang kami persembahkan untukmu..
Untuk seorang ibu yang tanpa mengenal lelah..
Mama..
Kami tahu..
Tidak ada pengorbanan yang melebihi pengorbananmu..
Kami berjanji suatu saat nanti..
Kami pasti akan membuatmu bangga..
Restumu yang akan menunjukkan jalan kami..
Serta doamu yang akan meridhoi kami..
Mama..
Bisakah diri ini belajar menjadi sepertimu..
Bisakah diri ini kuat sepertimu..
Terimakasih..
Terimakasih atas segala kelebihan yang kau ajarkan kepada kami..
Yang kau tumpahkan kepada kami..
Terimakasih atas segala perjuanganmu..
Perjuangan membawa tangisan kecil malaikatmu ke dunia..

Senin, 30 Desember 2013

Titik Titik Terang Teka Teki

Suara indah itu telah mengingatkanku tentang satu hal yang telah pergi dari jiwa ini. Dulu kita saling percaya akan cinta yang membawa kita selangkah demi selangkah menjajaki dunia yang kita cari. Bahkan sampai sekarangpun aku masih ingat betul bagaimana dirimu menginginkan dunia itu. Sampai akhirnya kita berpisah kehilangan arah.
Setiap kali kubuka mata ini, tersentuh harapan kita akan kembali meneriaki langit. Namun, setiap kali kudengar bisikan itu, aku tak ingin melanjutkannya tanpamu. Suaramu yang membuatku semangat, sampai di akhir perjalanan nanti.
Ku mendengar ocehanmu, semakin kuhampiri kaupun semakin jauh. Dengan lantang kau memanggil, tak sekalipun kau dapat ku tatap. Ku coba mencari dimana dirimu, kau semakin berada disisi yang lain.
Suara indahmu yang kudengarkan telah berada dalam jiwaku. Inilah mengapa ku bernyanyi memberanikan diri mencarimu. Untuk mendapatkanmu. Kau menghilang tanpa alasan. Tapi aku akan tetap mencari sudut - sudut yang menyembunyikan kesendirianku untuk bisa disampingmu.

Selasa, 19 November 2013

BACA INI..

Ada yang bilang, blog saya ini semuanya adalah kisah hidup saya. Ada yang mengatakan "gak semua kisah hidup dunia perlu tahu". Gak perlu dikasih tahu jugak dunia sudah jadi saksi kok. :D
ada yang berkomentar juga, "dapet apa sih dari nulis ini itu di dunia maya?". ahhh, kok jadi serba salah gini ya?? tapi, mereka perlu tahu jugak. Tidak semua yang saya ceritakan ini adalah kisah hidup saya loh. Saya hanya mencari cerita yang menginspirasi saya. Bukan semua dari kisah yang pernah saya alami. Tapi, gak apa - apa jugak sih kalo memang di judgesnya kayak begituan. Ya sah - sah jugak sih mereka mau berkomentar apa tentang tulisan di blog ini. Cuma, sekedar ngingetin jugak nih, gak semua yang saya tulis disini di blog ini adalah cerita hidup saya. Mungkin ada sebagian, tapi tidak semuanya. Inget ya, nggak semuanya adalah kisah nyata dari saya :)

Minggu, 17 November 2013

Mencari - cari Langkah Sendiri

Seperti hari – hari sebelumnya..
Aku berjalan menapaki jalan yang sama..
Ku mengikuti arus angin yang membantuku sebagai penunjuk arah..
Langkah demi langkah kulalui seorang diri..
Hanya langkah seorang diri..
Setiap kali fajar memancarkan cahayanya..
Memberiku semangat untuk terus berlalu..
Rembulan menyusul menerangi kulit – kulitku yang kepanasan..
Senja ini aku telah berjalan 1000 langkah..
Kutepiskan asa kekuatan dalam diriku..
Laksana alam bergejolak menentang keangkuhan..
Sisa lelah sirna terus berganti semangat yang di cari..
Fajar yang menyapa kembali..
Kesejukan akan berganti kehangatan yang ditunggu pasangan kaki..
Terasa tiada henti mencari – cari arti kehidupan..
Yang sampai kapan akan berhenti..
Menggantikan kesengsaraan di duniawi..

Kamis, 14 November 2013

CATAT!!

YANG HARUS KAMU GARIS BAWAHI..
TIDAK SEMUA YANG SAYA TULIS ADALAH SAYA. TIDAK SEMUA YANG KAMU BACA ADALAH DIA APALAGI KAMU!!

nb : Hanya catatan kecil dan iseng ngetik, tidak ada kaitannya dengan hidup saya. Suer....



Seberapa besar kau mencintaiku? Entahlah aku juga bingung jika mengukur sedalam apa cinta yang kau berikan untukku. Atau bahkan tidak dalam sama sekali. Berbagai penjelasan yang biasa kau cari – cari,  yang biasa kau ada – ada tidak membuatku heran dan bertanya – tanya lagi. Karena memang aku sudah bosan, aku sudah lelah mendengarkannya. Dan karena aku mengerti apa yang kau bualkan yang selama berjam – jam sampai berbusa itu, semuanya memang hanyalah bualan semata. Sungguh bodoh telingaku mendengarkan kebohongan yang kau ucapkan dari mulutmu. Dan sungguh kau tidak pernah merasa lelah dengan semua yang telah kau ceritakan itu. Bualan pahit itu. 

Mungkin kau menganggapku, aku mempercayaimu. Tapi jangan salah, aku mempunyai cara tersendiri untuk memberikan kebohongan padamu. Kebohongan yang tentunya tidak akan melebihi dirimu. Aku yang mungkin mendengarkannya, hanya diam saja dan diam kembali. Tapi, tidakkah dirimu ingin berhenti membicarakan kebohongan itu?? Sungguh aku jijik mendengarkannya lagi. Bodohnya lagi, mengapa aku jatuh disinggasana cintamu yang seharusnya tidak aku lakukan. Aku tidak ingin mendengarkannya kembali, tapi bagaimana caraku untuk mengungkapkannya? Jika dirimu terus menerus membual sampai – sampai tak ada kesempatan untukku mengeluarkan suara..

Tapi aku tidak heran, mengapa dirimu seperti itu? Karena kau butuh perhatian bukan? Kau butuh kasih sayang yang menurutmu akan kau dapatkan dari bualan yang telah kau usahakan semanis mungkin itu? Mungkin juga kau tidak ingin disalahkan dari apa yang sudah kau lakukan. Jadi, kau meyakinkanku bahwa kau tidak seperti apa yang aku pikirkan. Jangan salah, kamu tidak pernah mendapatkannya. Aku bukan recorder yang bisa kau ajak curhat selama yang kau mau. Aku bukan pemikir kecil yang bisa kau bohongi seenak jidatmu. Telingaku juga bisa jenuh dan bosan mendengar suaramu. Pikiranku juga sudah malas berpikir tentang apa yang kau bohongi, kau lakukan dibelakangku. Boleh sedikit berbohong kepadaku, tapi caramu yang setiap hari mencari kebohongan itu bukan cara untuk membuatku simpatik kepadamu. Melainkan telingaku menjadi geli mendengarkannya..

Wahai lelaki yang senang berbual manis ditelinga. Kalian tidak perlu berkata apa yang tidak ada menjadi ada. Sungguh wanita tidak menyukai cara seperti itu. Apa kalian pikir, berbohong dapat menyenangkan hati wanitamu? Justru itu adalah bom nuklir baginya. Sedikit berkata jujur dan apa adanya lebih baik dari seribu kata tapi ingkar. Cintai dan sayangi wanitamu dengan cara yang baik, percaya atau tidak kau akan mendapatkan kebaikan pula. Hati wanita selembut sutra, jika kau sengaja membuatnya rusak percayalah hati itu akan teriris penuh dengan luka bahkan air mata.

Rabu, 13 November 2013

Cinta Samar - Samar

Seharusnya kamu menyadari apa dasar hati ini masih tetap memaafkan..
Sebaiknya kamu menyadari apa yang membuatku tetap bertahan..
Mungkin diriku memang bodoh..
Mencitai dirimu dengan cara begini..
Mungkin diriku juga tolol..
Memaafkan dirimu yang telah menyayat hati ini..
Aku sadar seberapa besar dirimu mengerti dia..
Aku juga tak tahu diri seberapa besar aku menginginkanmu..
D saat aku ingin pergi..
Mengapa dirimu selalu menyetopnya..
Menghalagi jalan keluar darimu..
Begitu susahnya untuk terbebas dari penjara yang selama ini ku hias menjadi kamar yang indah..
Aku tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan kekesalanku..
Bagaimana memarahimu seperti caramu memarahiku..
Mengapa begitu sulit untuk mengakuinya..
Mengapa kau sembunyikan caramu memperdulikannya..
Apakah aku hanya umpan bagimu untuk tetap menyanginya..

Selasa, 12 November 2013

Just be Patient :)

Aku tidak pernah merasakan bahwa diri ini sungguhlah bersabar..
Karena jika kau mengetahuinya..
Alam semesta selalu bersama orang – orang yang bersabar..
Kita tidak perlu takut untuk bersabar..
Meskipun sabar terkadang membawa kita ke jalan syaitan..
Hidup memang tidak selalu untuk bersabar..
Karenanya dirimu diberi ujian seberapa pantaskah dirimu bersabar..
Seperti orang menari tanpa seorangpun yang melihatnya..
Seperti orang bernyanyi tanpa ada yang mendengarkannya..
Tetapi..
Tetaplah dalam senyumanmu..
Dan kesabaran yang berdiri di tengah – tengah badai itulah..
Awal perjuanganmu melintasinya..
Jika kau bisa melewatinya hingga akhir..
Kau akan merasakan nikmatnya..

Untukmu Mama..

Kita tidak akan pernah tau..
Perjuangan seorang ibu..
Sampai nantinya kita berjuang melahirkan malaikat kecil ke dunia..
Kita tidak pernah tau..
Pengorbanan seorang ibu..
Sampai nantinya kita berkorban nyawa untuk malaikat kecil kita..
Kita tidak pernah tau..
Perjalanan sosok ibu..
Sampai nantinya kita menggendong malaikat kecil itu hingga dia berkata “mama”
Kita tidak pernah tau..
Bagaimana dia mengusap air mata kita, mendengar kerasnya tangisan kita..
Sampai nantinya kitalah yang akan menggantikannya..
Sosok wanita tangguh..
Betapa hebatnya mereka para ibu di dunia..
Yang telah mengajari bagaimana merangkak..
Cara pertama kali menginjakkan kaki ke bumi..

Adakah darimu yang akan mengecewakannya??
Adakah darimu yang tega melihat tangisnya??
Menangis karena malaikat kecil yang ia perjuangkan semasa kecilmu..
Tegakah dirimu membiarkannya mengusap air matanya sendiri??
Sedangkan waktu dirimu kecil..
Merekalah yang selalu ada untukmu, disampingmu..
Di saat kau merintih..
Di saat kau membutuhkan kasih sayang seorang wanita yang sangat mencintaimu melebihi nyawanya..
Pernahkah kau mencium tangannya? Membersihkan kedua kakinya??
Dimana dirimu disaat ia membutuhkanmu?
Di saat ia merindukanmu?
Merindukan pelukmu..
Peluk seorang bayi yang sangat ia kasihi..

Mama..
Maafkan kami yang belum bisa membahagiakanmu..
Maafkan kami yang masih sering melawanmu..
Maafkan kami yang masih sering membentakmu..
Tapi,
Ingin sekali kami melihatmu tersenyum..
Tersenyum karena kebahagiaan yang kami persembahkan untukmu..
Untuk seorang ibu yang tanpa mengenal lelah..
Mama..
Kami tahu..
Tidak ada pengorbanan yang melebihi pengorbananmu..
Kami berjanji suatu saat nanti..
Kami pasti akan membuatmu bangga..
Restumu yang akan menunjukkan jalan kami..
Serta doamu yang akan meridhoi kami..
Mama..
Bisakah diri ini belajar menjadi sepertimu..
Bisakah diri ini kuat sepertimu..
Terimakasih..
Terimakasih atas segala kelebihan yang kau ajarkan kepada kami..
Yang kau tumpahkan kepada kami..
Terimakasih atas segala perjuanganmu..
Perjuangan membawa tangisan kecil malaikatmu ke dunia..